Di Mana Seharusnya Posisi Pipa Outlet Tangki Air?

Di Mana Seharusnya Posisi Pipa Outlet Tangki Air?

Daftar Isi

Letak Ideal Pipa Outlet Tangki – Posisi pipa outlet sering anggapannya sepele saat memasang tangki air. Padahal, letak ideal pipa outlet tangki memengaruhi kelancaran distribusi dan kebersihan air.

Oleh karena itu, outlet perlu menempatkannya pada posisi yang tepat sejak awal. Secara umum, outlet dipasang pada bagian bawah wadah penyimpanan.

Namun, posisinya tidak seharusnya menyamakannya dengan jalur drainase. Sebab, pipa ini berfungsi menyalurkan air bersih menuju jaringan perpipaan.

Tepat pada artikel kali ini akan menjelaskan lebih dalam tentang beberapa letak idealnya. Jadi, untuk lebih lanjut simak saja artikel berikut sampai tuntas.

Dimana Letak Ideal Pipa Outlet Tangki?

Dimana Letak Ideal Pipa Outlet Tangki?
Dimana Letak Ideal Pipa Outlet Tangki?

Menentukan posisi outlet wadah penyimpanan tidak cukup berdasarkan perkiraan. Sebaliknya, posisi harus mempertimbangkan aliran air, endapan, serta desainnya.

Oleh karena itu, berikut ini ada beberapa letak ideal pipa outlet wadah penyimpanan dan pertimbangannya yaitu:

1. Outlet Berada Bagian Bawah Tangki

Pipa outlet umumnya ditempatkan pada bagian bawah wadah penyimpanan. Dengan demikian, air bisa tersalurkan secara efektif menuju jaringan perpipaan.

Posisi rendah membantu memanfaatkan tekanan dari air. Semakin tinggi permukaan air, semakin besar tekanan pada bagian bawah.

2. Letak Ideal Pipa Outlet Tangki Tidak Berada di Dasar

Hindari menyamakan outlet dengan titik pengurasan. Pasalnya, kotoran dan sedimen bisa terkumpul pada bagian paling bawah.

Oleh karena itu, outlet sebaiknya berada sedikit lebih tinggi daripada area pengumpulan endapan. Dengan demikian, kotoran tidak mudah memasuki pipa distribusi.

3. Outlet Berada Lebih Tinggi daripada Drainase

Posisi outlet sebaiknya membedakannya dari lubang drainase. Pasalnya, kedua lubang mempunyai fungsi yang berbeda.

Outlet penggunaannya untuk mengalirkan air menuju rumah atau titik pemakaian. Sebaliknya, drainase pemakaiannya saat tangki terkuras dan pembersihan.

4. Outlet Menempatkannya Jauh dari Inlet

Pertimbangkan jarak antara inlet dan outlet. Sebaiknya, keduanya tidak menempatkannya terlalu berdekatan.

Pasalnya, air yang baru masuk bisa langsung menuju outlet jika jaraknya terlalu dekat. Akibatnya, sirkulasi air dalam wadah penyimpanan menjadi kurang optimal.

5. Outlet Harus Mudah Menjangkaunya

Sambungan outlet sebaiknya berada pada lokasi yang mudah memeriksanya. Pasalnya, sambungan membutuhkan pemeriksaan dan perawatan secara berkala.

Selain itu, valve perlu bisa menjangkaunya dengan mudah. Dengan demikian, aliran bisa segera berhenti ketika terjadi kebocoran.

6. Outlet Menyesuaikan dengan Arah Aliran

Posisi outlet perlu mempertimbangkan arah pipa menuju bangunan. Sebaiknya, jalur membuatnya sederhana dan tidak memiliki terlalu banyak belokan.

Setiap belokan bisa menambah hambatan pada aliran. Oleh karena itu, rute pipa perlu merencanakannya sebelum pemasangan.

7. Posisi Outlet Mempertimbangkan Pompa

Perhatikan sistem distribusi yang digunakan. Jika pompa memasangnya setelah tangki, outlet harus mendukung jalur menuju sisi hisap pompa.

Selain itu, sambungan perlu membuatnya rapat agar udara tidak masuk. Sebab, kebocoran udara bisa mengganggu kerja pompa pada sistem tertentu.

8. Diameter Outlet Harus Sesuai

Ukuran outlet perlu menyesuaikan dengan kebutuhan debit air. Pasalnya, diameter terlalu kecil bisa membatasi jumlah air yang teralirkan.

9. Outlet Sebaiknya Lengkap dengan Valve

Jalur outlet sebaiknya lengkap dengan valve. Dengan demikian, aliran air bisa berhenti tanpa mengosongkan seluruh jaringan perpipaan.

Selain itu, valve memudahkan pekerjaan ketika fitting perlu memeriksanya. Oleh karena itu, posisinya sebaiknya mudah dalam menjangkaunya.

Panduan Pasang Pipa Outlet Tangki Tepat

Panduan Pasang Pipa Outlet Tangki Tepat
Panduan Pasang Pipa Outlet Tangki Tepat

Setelah mengetahui posisi outlet tangki air, tahap berikutnya adalah pemasangan. Proses ini perlu melakukannya dengan teliti agar sambungan tidak mudah bocor. Nah, berikut ini ada beberapa panduan pasang pipa outlet tangki yang tepat yaitu:

1. Kenali Lubang Outlet

Ddentifikasi lubang outlet berdasarkan petunjuk dari produsen. Jangan sampai outlet tertukar dengan drainase atau inlet.

2. Rencanakan Jalur Pipa

Selanjutnya, tentukan arah pipa menuju titik penyaluran. Sebaiknya, jalur membuatnya sependek dan sesederhana mungkin.

Dengan demikian, jumlah fitting bisa menguranginya. Selain itu, potensi kehilangan tekanan akibat terlalu banyak belokan bisa meminimalisirnya.

3. Gunakan Diameter yang Sesuai

Pilih diameter berdasarkan ukuran outlet dan kebutuhan aliran. Jangan memperkecil diameter tanpa mempertimbangkan kebutuhan debit. Coba untuk selalu periksa spesifikasi produk terlebih dahulu.

4. Gunakan Fitting yang Tepat

Selanjutnya, gunakan fitting sesuai diameter dan jenis sambungan. Fitting yang tidak sesuai bisa meningkatkan risiko kebocoran. Selain itu, jangan memaksa sambungan yang berbeda ukuran.

5. Rapatkan Sambungan Berulir

Sambungan berulir perlu membuatnya rapat. Misalnya, sealtape bisa menggunakannya sesuai kebutuhan pada sambungan yang mendukung penggunaannya. Namun, sambungan jangan mengencangkannya secara berlebihan.

6. Pasang Ball Valve

Selanjutnya, pasang ball valve pada jalur outlet. Dengan demikian, aliran air bisa terkontrol ketika melakukan perawatan.

Valve sebaiknya memasangnya dekat tangki dan mudah dalam jangkauan. Posisi tersebut mempermudah pemeriksaan ketika muncul kebocoran.

7. Berikan Penyangga Pipa

Pipa yang panjang perlu tertopang dengan baik. Pasalnya, berat pipa bisa memberikan beban tambahan pada outlet tangki. Oleh karena itu, gunakan clamp atau penyangga pada titik yang jadi kebutuhan.

8. Hindari Terlalu Banyak Belokan

Kurangi penggunaan elbow jika tidak memerlukannya. Sebab, perubahan arah bisa menambah hambatan pada aliran air.

Namun, belokan tetap bisa menggunakannya sesuai kebutuhan instalasi. Yang terpenting, jalur perancangannya secara efisien sejak awal.

9. Uji Kebocoran

Kemudian, isi tangki dan periksa seluruh sambungan. Jika terdapat rembesan, hentikan aliran sebelum sambungan memperbaikinya. Pemeriksaan sebaiknya juga dilakukan pada fitting dan valve.

Keunggulan Tangki Stainless Horizontal Grand

Keunggulan Tangki Stainless Horizontal Grand
Keunggulan Tangki Stainless Horizontal Grand

Selain pemasangan pipa, pemilihan tangki juga perlu jadi perhatian khusus. Salah satu pilihannya adalah tangki Stainless Horizontal Grand.

Wadah penyimpanan yang satu ini desainnya horizontal dengan bahan baku stainless steel tipe 304 berkualitas tinggi Bright Annealed.

Hal ini menjadikan wadah penyimpanannya mampu menyimpan air dengan stabil dan memiliki permukaan halus mengkilap.

Saat perawatan dan pembersihan pun lebih mudah tanpa khawatir kotoran menempel. Tangki yang satu ini tersedia dalam berbagai pilihan ukuran tersendiri.

Bahan baku dari tangki stainless horizontal merek Grand ini impor langsung dari Jepang. Jadi, ada perlindungan tersendiri terhadap karat dan tidak mudah berlumut.

Tangki stainless horizontal merek Grand bagian bawahnya terdapat sistem bebas kuras. Selain itu, tangki ini juga tahan akan segala cuaca ekstrem dan suhu tinggi.

Baca juga: Proses Water Treatment Air Minum Pakai Tangki

Saat ini wadah penyimpanan stainless horizontal merek Grand bisa langsung kirim ke IKN, tentunya melalui cabang yang ada di Balikpapan.

Informasi selengkapnya mengenai tangki air stainless horizontal merek Grand, bisa langsung hubungi Whatsapp yang ada berikut ini. Dapatkan harga promo khusus, segera klik disini!

wa

Penutup

Nah, jadi itulah tadi ulasan tentang letak ideal pipa outlet tangki yang tepat. Yuk, segera order wadah penyimpanan stainless horizontal merek Grand sebelum kehabisan produknya.

Scroll to Top