Membersihkan Kerak Air Tangki – Kerak air di dalam tangki sering kali dianggap sepele. Padahal, jika dibiarkan terlalu lama, endapan tersebut bisa memengaruhi kualitas air yang digunakan sehari-hari. Air jadi tampak keruh, berbau, bahkan meninggalkan noda pada peralatan rumah tangga. Lalu, bagaimana membersihkan kerak air di tangki dengan cara yang tepat dan aman?
Artikel ini akan membahas langkah-langkah praktis membersihkan kerak air, penyebab munculnya endapan, hingga tips pencegahan agar tangki tetap bersih dan higienis. Simak sampai selesai agar Anda tidak salah langkah saat membersihkan tangki air di rumah.
Apa Itu Kerak Air di Tangki?
Kerak air biasanya terbentuk dari endapan mineral seperti kalsium dan magnesium yang terkandung dalam air, terutama jika Anda menggunakan sumber air tanah atau sumur bor. Air dengan kandungan mineral tinggi sering disebut sebagai air sadah.
Ketika air mengendap dalam waktu lama di dalam tangki, mineral tersebut akan menempel pada dinding dan dasar tangki. Lama-kelamaan, lapisan tipis ini berubah menjadi kerak tebal yang sulit dibersihkan jika tidak ditangani secara rutin.
Penyebab Munculnya Kerak Air
Kerak air muncul karena adanya endapan mineral yang terbawa bersama aliran air. Mineral ini kemudian mengendap dan menempel pada permikaan tangki, pipa atau peralatan rumah tangga. Proses tersebut terjadi perlahan, namun pasti. Berikut beberapa penyebab utamanya:
1. Kandungan Air Sadah yang Tinggi
Air sadah mengandung kadar kalsium dan magnesium yang tinggi. Semakin tinggi kandungan mineral ini, semakin cepat kerak terbentuk. Ketika air menguap, mineral tersebut tertinggal dan mengeras di permukaan.
2. Penggunaan Air Tanah atau Air Sumur
Air tanah umumnya memiliki kandungan mineral lebih banyak dibanding air PDAM. Oleh karena itu, rumah yang menggunakan sumur bor lebih berisiko mengalami penumpukan kerak. Selain itu, kandungan zat besi juga bisa memperparah kondisi ini.
3. Suhu Air yang Panas
Air yang dipanaskan mempercepat proses pengendapan mineral. Itulah sebabnya kerak sering ditemukan pada pemanas air, dispenser, atau bagian tangki yang terkena sinar matahari langsung. Semakin tinggi suhu, semakin cepat mineral mengkristal.
4. Tangki Jarang Dibersihkan
Tangki yang tidak rutin dikuras akan menjadi tempat ideal bagi endapan menumpuk. Sisa air lama akan terus meninggalkan lapisan mineral di dasar dan dinding tangki. Akibatnya, kerak menjadi semakin tebal dari waktu ke waktu.
5. Sistem Filtrasi yang Kurang Optimal
Filter air yang kotor atau tidak sesuai kapasitas tidak mampu menyaring partikel kecil secara maksimal. Partikel tersebut akhirnya masuk ke tangki dan mengendap. Jika kondisi ini dibiarkan, kerak akan terbentuk lebih cepat.
6. Sirkulasi Air yang Tidak Lancar
Air yang jarang bergerak cenderung lebih mudah mengendapkan mineral. Oleh karena itu, tangki dengan penggunaan air yang rendah sering kali memiliki lapisan kerak lebih tebal.
Bagaimana Membersihkan Kerak Air di Tangki dengan Benar?
Membersihkan kerak air di tangki harus dilakukan dengan langkah yang tepat. Tujuannya agar tangki tetap higienis dan tidak rusak. Selain itu, proses pembersihan yang benar dapat menjaga kualitas air tetap aman digunakan.Berikut tahapan yang bisa kamu lakukan:
1. Kosongkan Tangki Terlebih Dahulu
Pertama, matikan pompa air dan aliran listrik di sekitar tangki. Setelah itu, kuras seluruh air hingga benar-benar habis. Langkah ini penting agar proses pembersihan bisa dilakukan secara maksimal.
2. Sikat Dinding dan Dasar Tangki
Selanjutnya, gunakan sikat berbulu kasar untuk membersihkan dinding bagian dalam. Fokus pada area yang terlihat berwarna putih atau kekuningan. Biasanya, kerak kapur menempel cukup kuat di bagian tersebut.
Hindari menggunakan benda tajam. Sebab, permukaan tangki bisa tergores dan rusak.
3. Gunakan Larutan Pembersih Alami
Agar lebih aman, pakailah campuran air hangat dan cuka putih. Larutan ini efektif membantu melunakkan endapan mineral seperti kalsium dan magnesium. Diamkan sekitar 15–30 menit sebelum disikat kembali.
Jika kerak cukup tebal, tambahkan baking soda. Kombinasi ini akan mempercepat proses pelarutan kerak. Namun demikian, jangan gunakan bahan kimia keras karena dapat meninggalkan residu berbahaya.
4. Bilas Hingga Bersih
Setelah semua kerak terangkat, bilas tangki menggunakan air bersih. Pastikan tidak ada sisa larutan atau kotoran yang tertinggal. Proses pembilasan sebaiknya dilakukan lebih dari satu kali.
Kemudian, keringkan sebentar sebelum tangki diisi ulang. Hal ini bertujuan untuk memastikan kebersihan maksimal.
5. Lakukan Perawatan Secara Rutin
Idealnya, pembersihan dilakukan setiap 3 hingga 6 bulan. Namun, frekuensinya bisa disesuaikan dengan kondisi air di rumah. Jika air memiliki tingkat kesadahan tinggi, tangki perlu dibersihkan lebih sering.
Selain membersihkan kerak, periksa juga pelampung otomatis dan saluran air. Dengan begitu, sistem distribusi tetap berjalan optimal.
Tangki Air Stainless Grand Lebih Tahan Kerak
Pemilihan material tangki juga memengaruhi munculnya kerak. Tangki berbahan stainless steel dikenal lebih tahan terhadap korosi. Selain itu, permukaannya lebih halus dibandingkan bahan plastik biasa.
Tangki Air Stainless Grand dirancang dengan material berkualitas tinggi. Oleh karena itu, risiko penempelan kerak bisa diminimalkan. Selain kuat, tampilannya juga modern dan elegan.
Lapisan stainless membantu mencegah pertumbuhan lumut. Dengan demikian, kebersihan air lebih terjaga. Material ini juga tahan terhadap perubahan suhu ekstrem.
Bagi kamu yang ingin investasi jangka panjang, tangki stainless adalah pilihan tepat. Perawatannya lebih mudah dan lebih higienis. Bahkan, daya tahannya bisa mencapai belasan tahun.
Dengan perawatan yang tepat, Membersihkan Kerak Air Tangki menjadi lebih ringan. Permukaan halus membuat proses penyikatan lebih cepat. Selain itu, risiko karat hampir tidak ada.
Hubungi admin marketing kami atau beli langsung Tangki Stainless Grand melalui marketplace Shopee dan Tokopedia untuk penawaran terbaik!
Kesimpulan
Kerak air di tangki terbentuk akibat endapan mineral seperti kalsium dan magnesium. Jika dibiarkan, kualitas air dapat menurun dan instalasi air terganggu. Oleh karena itu, Membersihkan Kerak Air Tangki harus dilakukan secara rutin dan benar.