Tips Pembersihan Tangki GFS – Tangki GFS (Glass Fused Steel) dikenal sebagai salah satu tangki penyimpanan air maupun limbah yang punya daya tahan tinggi. Bahan utamanya adalah baja yang dilapisi kaca, sehingga kuat, tahan korosi, dan bisa dipakai puluhan tahun. Namun, sekuat apa pun tangkinya, kualitas air atau cairan di dalamnya tetap bergantung pada perawatan rutin. Salah satu langkah terpenting adalah melakukan pembersihan secara berkala.
Kalau tangki jarang dibersihkan, endapan, lumut, atau kotoran bisa menumpuk dan berpengaruh pada kualitas air serta umur tangki. Nah, supaya tidak bingung, berikut adalah tips pembersihan tangki GFS dengan cara sederhana, aman, dan efektif.
Tips Membersihkan Tangki GFS

Membersihkan tangki GFS tidak boleh sembarangan. Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan.
1. Tentukan Jadwal Pembersihan
Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah membuat jadwal pembersihan. Untuk tangki air bersih, idealnya dibersihkan setiap 6 bulan sekali. Namun, jika tangki digunakan untuk menyimpan limbah atau cairan industri, pembersihan bisa dilakukan lebih sering, misalnya setiap 3 bulan sekali.
Dengan jadwal yang teratur, penumpukan kotoran bisa dicegah sejak awal, sehingga proses pembersihan lebih mudah.
2. Kosongkan Tangki Sebelum Dibersihkan
Langkah selanjutnya adalah menguras tangki hingga benar-benar kosong. Proses ini penting agar Anda bisa menjangkau dasar dan dinding tangki dengan lebih leluasa. Jika kapasitas tangki besar, gunakan pompa untuk mempercepat pengurasan.
Setelah itu, pastikan tidak ada sisa air yang menggenang di bagian bawah sebelum mulai membersihkan.
3. Gunakan Peralatan yang Tepat
Pembersihan tangki GFS tidak bisa dilakukan asal-asalan. Gunakan peralatan yang sesuai seperti:
- Sikat berbulu lembut untuk menggosok dinding tangki.
- Selang air bertekanan sedang untuk membilas kotoran.
- Peralatan keselamatan (sarung tangan, masker, sepatu anti-slip) jika tangki besar atau digunakan untuk limbah.
Hindari penggunaan sikat kawat atau benda tajam, karena bisa merusak lapisan kaca pada baja tangki.
4. Gunakan Larutan Pembersih yang Aman
Untuk membersihkan endapan dan lumut, Anda bisa menggunakan larutan pembersih ringan seperti campuran air dan sabun cair. Jika ada kerak mineral yang menempel, gunakan larutan cuka atau pembersih khusus yang aman untuk material GFS.
Jangan menggunakan bahan kimia keras (misalnya asam kuat atau cairan korosif) karena bisa merusak lapisan pelindung tangki.
5. Mulai dari Bagian Dinding Atas ke Bawah
Agar hasil lebih maksimal, bersihkan tangki dari bagian atas dinding lalu turun ke bawah. Teknik ini membantu kotoran turun ke dasar sehingga lebih mudah dibilas. Gunakan sikat lembut untuk menggosok lumut atau noda membandel.
Setelah itu, bilas menggunakan air bersih hingga semua busa atau larutan pembersih hilang.
6. Bersihkan Bagian Dasar dengan Teliti
Bagian dasar tangki biasanya menjadi tempat penumpukan endapan, lumpur, atau kotoran berat. Perhatikan bagian ini lebih ekstra. Jika ada kerak tebal, gunakan larutan cuka atau baking soda untuk melunakkannya sebelum digosok.
Semakin bersih bagian dasar, semakin baik kualitas air yang akan tersimpan nantinya.
7. Periksa Katup dan Sambungan
Pembersihan berkala juga sekaligus menjadi momen untuk memeriksa kondisi tangki. Perhatikan apakah ada kebocoran pada sambungan, pipa masuk dan keluar, atau katup. Jika ada kerusakan kecil, segera perbaiki sebelum menjadi masalah besar.
Tangki GFS memang terkenal tahan lama, tapi perawatan preventif tetap penting agar umurnya bisa lebih panjang.
8. Bilas Beberapa Kali hingga Benar-Benar Bersih
Setelah proses pembersihan selesai, jangan langsung mengisi tangki. Bilas dulu bagian dalamnya beberapa kali dengan air bersih. Tujuannya untuk memastikan tidak ada sisa sabun atau larutan pembersih yang tertinggal.
Untuk tangki air konsumsi, proses pembilasan ini wajib dilakukan secara menyeluruh agar air tetap aman digunakan.
9. Keringkan Sebelum Diisi Kembali
Sebelum diisi lagi, biarkan tangki kering secara alami atau gunakan blower jika ukurannya besar. Tangki yang benar-benar kering akan lebih higienis dan mencegah pertumbuhan jamur atau lumut.
Jika cuaca panas, proses pengeringan biasanya lebih cepat dan efisien.
10. Gunakan Jasa Profesional Jika Perlu
Jika tangki GFS Anda berkapasitas sangat besar (misalnya dipakai untuk industri atau penampungan limbah), sebaiknya gunakan jasa pembersihan profesional. Mereka punya alat khusus seperti high-pressure jet, alat keselamatan, serta pengalaman untuk membersihkan secara cepat dan menyeluruh.
Dengan begitu, hasilnya lebih maksimal dan risiko kerusakan tangki bisa dihindari.
Penyebab Tangki GFS Kotor

Ada banyak penyebab tangki GFS kotor. Salah satunya adalah endapan mineral dari air. Endapan ini biasanya menempel di dasar tangki. Jika tidak dibersihkan, endapan bisa mengurangi volume penampungan air.
Selain itu, paparan sinar matahari juga memengaruhi. Sinar yang masuk dapat memicu pertumbuhan lumut. Lumut yang menempel membuat air tampak keruh. Faktor lain adalah masuknya debu atau kotoran melalui ventilasi udara tangki.
Jika dibiarkan, kondisi ini bisa menurunkan kualitas air. Oleh karena itu, pembersihan rutin sangat dibutuhkan. Dengan membersihkan secara berkala, air dalam tangki tetap segar dan aman digunakan.
Tangki Stainless Vertikal Grand

Bagi yang mencari tangki air berkualitas, Tangki Stainless Vertikal Grand bisa jadi pilihan terbaik. Tangki ini dikenal tahan lama dan tidak mudah berkarat. Bahannya kuat dari stainless steel 304 BA Â sehingga bisa menahan tekanan air dalam jumlah besar.
Selain itu, desainnya ramping dan hemat ruang. Cocok dipakai di rumah modern dengan lahan terbatas. Lapisan stainless juga menjaga air tetap higienis lebih lama. Hal ini membuat perawatan lebih praktis.
Dengan memilih tangki stainless, kebutuhan air bersih sehari-hari lebih terjamin. Tidak heran jika banyak orang beralih ke produk ini untuk jangka panjang.
Pesan sekarang melalui admin marketing kami atau langsung di marketplace Shopee dan Tokopedia :
Kesimpulan
Melakukan tips pembersihan tangki GFS secara berkala adalah langkah penting untuk menjaga kualitas air. Membersihkan lumut, endapan, dan kotoran membuat tangki tetap higienis. Dengan perawatan rutin, tangki bisa lebih awet.